Guidelines - Indonesian
| Guidelines in English Guidelines in Other Languages |
Sumbangan Berupa Uang pada Badan-badan Penanggulangan yang Sudah Mapan Selalu Menjadi Respon yang Paling Bermanfaat bagi Peristiwa Bencana
Sumbangan berupa uang membuat organisasi-organisasi bantuan yang profesional dapat membeli apa yang persisnya menjadi kebutuhan paling mendesak di kalangan korban bencana dan guna membayar biaya transportasi yang diperlukan untuk membagikan semua persediaan itu. Berbeda dengan sumbangan berupa barang, sumbangan berupa uang tidak butuh biaya transportasi. Selain itu, sumbangan berupa uang membuat persediaan bantuan dapat dibeli di lokasi-lokasi yang sedekat mungkin dengan tempat terjadinya bencana. Persediaan, khususnya makanan, hampir selalu bisa dibeli secara lokal – bahkan bila terjadi kelaparan. Pendekatan ini memiliki manfaat tiga kali lipat dalam merangsang perekonomian lokal (menyediakan lapangan kerja, menghasilkan arus uang tunai), dengan memastikan bahwa persediaan akan datang secepat mungkin dan menekan biaya transportasi dan biaya penyimpanan. Sumbangan berupa uang pada badan-badan bantuan yang sah dan sudah mapan selalu jauh lebih bermanfaat dibanding sumbangan berupa komoditi.
Konfirmasikan Bahwa Semua Barang yang Dikumpulkan Memang Dibutuhkan
Jangan berasumsi mengenai kebutuhan para korban bencana. Apa saja yang sebenarnya dibutuhkan dapat dikonfirmasikan dengan menanyakannya pada organisasi bantuan yang telah mapan yang memiliki karyawan yang bekerja di kantor mereka. Jangan mengirimkan apa yang tidak dibutuhkan; karena masalah transportasi dan penyimpanan, komoditi yang tidak dibutuhkan harus bersaing dengan barang-barang bantuan yang menjadi prioritas. Organisasi-organisasi yang menerima sumbangan berupa barang dapat membantu proses ini dengan secara jelas memberitahukan barang-barang apa saja yang diperlukan (berapa ukurannya, apa jenisnya, dan sebagainya), selain secara jelas menyatakan tentang barang atau layanan apa saja yang TIDAK diperlukan. Harap diingat, makanan tertentu, terutama saat terjadi kelaparan, bisa menyebabkan korban bencana menjadi sakit. Biasanya, sumbangan berupa barang dalam kaleng tidaklah tepat. Mengumpulkan air dalam botol juga amat sangat tidak efisien. Penting untuk melakukan analisa akurat mengenai apa saja yang dibutuhkan sebelum menentukan respon yang akan diberikan.
Antarkan Barang Hanya Pada Organisasi yang Memiliki Kapasitas Distribusi Lokal
Mendistribusikan persediaan bantuan membutuhkan sumber daya keuangan dan kelompok pekerja di negara yang tertimpa bencana. Untuk mendistribusikan komoditi bantuan secara efisien, perlu ada staf, gudang, truk, dan perangkat komunikasi. Tidak cukup hanya mengumpulkan persediaan dan mengirimnya ke wilayah yang tertimpa bencana; harus ada kemitraan yang kokoh dengan badan lokal yang dapat diandalkan yang memiliki kapasitas transportasi dan manajemen.
Berikan Sumbangan Hanya pada Organisasi yang Mampu Mengantarkan Barang-barang yang Dikumpulkan ke Wilayah yang Tertimpa Bencana
Segera setelah terjadi bencana, banyak organisasi lokal yang spontan akan mulai mengumpulkan berbagai macam barang untuk digunakan dalam bantuan peristiwa bencana. Namun saat mulai melakukan pengumpulan semacam itu, para pejabat badan bantuan belum berpikir tentang pada siapa atau bagaimana caranya barang-barang tersebut akan dikirimkan. Sudah lazim bagi kelompok masyarakat dan kelompok sipil untuk mengumpulkan persediaan bantuan senilai ribuan pound namun akhirnya mereka tidak tahu siapa yang harus menerimanya dan mereka tidak memiliki pilihan transportasi yang dapat digunakan untuk mengirimkan barang-barang tersebut. Dalam keadaan genting seperti itu, seringkali dianjurkan bahwa pihak-pihak yang sudah mengumpulkan barang-barang tersebut sebaiknya melelangnya di wilayah setempat, agar menggantikannya menjadi uang untuk digunakan bagi upaya bantuan yang dilakukan.
Jangan Sekali-kali Berasumsi Bahwa Pemerintah Amerika Serikat atau Badan Bantuan Manapun Secara Cuma-Cuma Akan Mengirimkan Barang-barang Bantuan yang Tidak Diminta
Penting untuk mengatur pengirimannya sebelum mengumpulkan sumbangan material apapun. Jangan sekali-kali berasumsi bahwa pemerintah atau badan bantuan manapun secara cuma-cuma akan mengirimkan sumbangan tersebut (atau bahkan dengan memungut biaya). Biasanya, badan yang mengumpulkan akan bertanggung jawab membayar harga komersial untuk biaya transportasi dan gudang atas barang-barang yang dikumpulkan.
Kesempatan untuk Menjadi Sukarelawan bagi Bantuan Bencana Adalah Amat Sangat Terbatas
Sukarelawan yang tidak memiliki pengalaman menangani bantuan atas bencana biasanya tidak dipilih untuk menjalankan tugas bantuan. Kandidat yang kemungkinan besar dipilih adalah yang fasih berbicara bahasa wilayah yang tertimpa bencana, berpengalaman membantu dalam bencana, dan memiliki keahlian di bidang tekhnik, misalnya kedokteran, logistik komunikasi, tekhnik bidang air/sanitasi. Biasanya, para tenaga profesional tersebut sudah tersedia di negara pemberi bantuan. Hampir semua badan bantuan akan mengharuskan minimal pengalaman selama sepuluh tahun dan beberapa tahun bekerja di luar negeri. Sudah lazim bila meminta sukarelawan untuk berkomitmen bekerja selama sedikitnya tiga bulan dalam menangani satu bencana. Hampir semua tawaran tentang satu tubuh lain untuk mengemudikan truk, memasang tenda, dan memberi makan anak-anak tidak akan diterima. Ingatlah bahwa segera setelah suatu badan bantuan menerima seorang sukarelawan, mereka bertanggung jawab atas kesejahteraan sukarelawan tersebut, yakni makanan, tempat tinggal, kesehatan dan keamanannya. Selama terjadi bencana, sumber daya menjadi terbatas dan seseorang yang tidak memiliki kemampuan dan pengalaman tekhnis yang diperlukan seringkali dapat menjadi beban yang besar bagi upaya bantuan yang terus berlangsung.
Pedoman ini dikutip dari Managing Resource Coordination for Sudden-Onset Foreign Disasters: A Case Study Focusing on the United States' Response to Hurricane Gilbert/Jamaica oleh David Callahan. VITA. 1989.
Active Incidents
| Horn of Africa: Drought |
||
![]() |
Reports |
|
| Donations Information |
More Information |
|
| Sudan / South Sudan Monetary Donations |
| Other Incidents | Donations Guidelines |
| Latin America and the Caribbean Newsletter: April 2012 |
| USAID Activites Reports » |
News Articles
- The very real impact of clothing donations on a country's economy – 05/15/2012
- Trick Question: There’s nothing wrong with donating good, used items is there? – 05/15/2012
- CIDI Announces Winners in 7th Annual PSAid Competition: Contestants express need for Smart Compassion – 05/15/2012
- Do Toms Shoes Really Help People? – 05/15/2012
- 14-year-old Portland teen's charity aims to move the Earth, $2 at a time – 04/27/2012






